Tampilkan postingan dengan label obat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label obat. Tampilkan semua postingan

12.11.2011

Orang Asma Tidak Boleh Sembarangan Menarik Napas

Jakarta, Seseorang yang punya asma tidak bisa sembarangan bernapas saat beraktivitas berat misalnya olahraga, karena bisa memicu kekambuhan. Teknik yang dianjurkan adalah pernapasan diafragma, sama seperti yang dilakukan saat sedang bernyanyi.

Teknik pernapasan diafragma dilakukan dengan menarik napas dalam-dalam melalui hidung. Jika pada pernapasan biasa yang membusung adalah dadanya, dalam pernapasan diafragma yang membusung adalah bagian perut sementara posisi dada dan pundak tidak berubah.

Saat mengeluarkan napas, udara dihembuskan perlahan melalui mulut yang agak dikatupkan seperti sedang meniup lilin. Bagi yang tidak biasa, teknik ini agak berat jika dilakukan sambil berdiri sehingga disarankan untuk latihan dalam posisi duduk terlebih dahulu.

"Untuk orang asma, pernapasan diafragma lebih dianjurkan karena bisa mengambil oksigen lebih banyak," ungkap dr Anita Ratnawati, SpKFR(K), spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi, pakar senam asma dari RS Persahabatan dalam talk show You Can Control Your Asthma di RS Persahabatan, Rawamangun, Kamis (9/6/2011).

Diafragma adalah lapisan yang membatasi rongga dada dengan rongga perut. Lapisan ini cukup elastis dan mampu menciptakan rongga yang lebih besar untuk menampung udara, dibandingkan dengan rongga yang terbentuk oleh pergerakan tulang iga saat dada membusung.

Menurut dokter yang gemar menyanyi ini, teknik pernapasan perut atau diafragma sering dipakai oleh para penyanyi. Karena volume oksigen yang masuk lebih banyak, penyanyi tidak akan sesak napas meskipun lagunya tidak banyak memiliki jeda untuk mengambil napas.

Teknik ini juga diajarkan kepada para penyandang asma melalui senam asma yang diselenggarakan secara rutin di RS Persahabatan Jakarta tiap hari Minggu pukul 07.00 WIB. Melalui teknik pernapasan yang benar, risiko serangan asma saat beraktivitas bisa dikurangi.

sumber www.detik.com
»»  READMORE...

Kulit Katak Berpotensi Jadi Obat Kanker

London, Katak atau kodok masih jarang digunakan sebagai obat dan lebih sering diolah sebagai bahan makanan. Tapi peneliti menemukan bahwa kulit katak bisa menjadi obat untuk 70 penyakit utama termasuk kanker.

Para ilmuwan dari Queen's University Belfast berhasil memenangkan penghargaan atas studinya tentang kulit katak yang bisa menjadi obat untuk 70 penyakit utama. Para peneliti mendapatkan pujian sebagai Medical Futures Innovation Awards di London pada Senin 6 Juni 2011.

Studi yang dimpimpin oleh Professor Chris Shaw dari Queen's School of Pharmacy telah berhasil mengidentifikasi dua jenis protein yang dapat mengatur bagaimana pembuluh darah bisa tumbuh.

Tim peneliti mendapatkan bahwa protein yang didapatkan dari waxy monkey frog bisa menghambat pertumbuhan pembuluh darah dan dapat digunakan untuk membunuh sel tumor kanker.

"Menghentikan pembuluh darah yang memasok makanan akan membuat tumor menjadi kecil sehingga mengurangi kemungkinan ia akan menyebar, dan bisa membunuh tumor tersebut. Hal ini bisa menjadi potensi untuk mengubah kanker dari penyakit terminal menjadi kondisi kronis," ujar Prof Shaw, seperti dikutip dari BBCNews, Kamis (9/6/2011).

Prof Shaw mengatakan bahwa tumor kanker hanya bisa tumbuh hingga ukuran tertentu sebelum akhirnya ia membutuhkan bantuan pembuluh darah untuk tumbuh dan memberinya oksigen serta nutrisi penting lainnya.

Selain itu tim peneliti juga menemukan bahwa katak raksasa firebellied menghasilkan protein yang bisa merangsang pertumbuhan pembuluh darah serta membantu pasien untuk pulih dari cedera dan operasi lebih cepat.

"Ini memiliki potensi untuk mengobati berbagai penyakit dan kondisi lainnya yang membutuhkan perbaikan pembuluh darah dengan cepat, seperti penyembuhan luka, transplantasi organ, luka diabetes dan kerusakan akibat stroke atau kondisi jantung," ungkapnya.

Sementara itu Proesor Brian Walker dan Dr Tianbao Chen menuturkan banyak penemuan besar yang sangat inovatif dan menarik telah digagas oleh Profesor Shaw. Inovasi ini merupakan tahap awal dan membutuhkan pekerjaan lebih lanjut hingga bisa membawanya ke terapi klinik.

sumber www.detik.com
»»  READMORE...

12.10.2011

Tak Benar Pasien Kanker Hanya Boleh Makan Sayur dan Buah

Jakarta, Pasien kanker banyak yang takut makan protein karena khawatir memicu sel kanker jadi aktif sehingga memilih sayur dan buah saja. Tapi tidak benar bahwa pasien kanker hanya diperbolehkan makan sayur dan buah.

"Tidak benar kalau sudah kena kanker terus cuma boleh makan sayur dan buah saja," ujar Dr. Fiastuti Witjaksono, MSc, SpGK, Spesialis Gizi Klinik RSCM saat ditemui disela-sela acara bedah buku 'Berdamai dengan Kanker' di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Rabu (8/6/2011).

Dr. Fiastuti menuturkan bahwa pasien kanker harus sehat dan fit, sehingga tidak hanya boleh makan sayur dan buah tetapi juga membutuhkan nutrisi lainnya.

"Pasien kanker tetap butuh karbohidrat, protein, lemak dan mikro nutrient seperti vitamin dan mineral. Jadi nggak cuma makan sayur dan buah," lanjut Dr. Fiastuti.

Karbohidrat, lanjut Dr. Fiastuti, bisa diperoleh dari nasi dan pengganti nasi seperti umbi-umbian, jagung, bihun, berah merah, dsb.

Protein dari lauk-pauk seperti putih telur, ikan, ayam, tahu, tempe juga daging. Protein menurut Dr. Fiastuti berfungsi sebagai sel pembangun yang dapat menggantikan sel yang rusak.

"Lemak juga dibutuhkan untuk kapsul sel (lipid bilayer) agar dapat berfungsi dengan baik. Sel yang kuat inilah yang kita butuhkan agar tidak cepat rusak," jelas Dr. Fiastuti.

Menurut Dr. Fiastuti ada 3 jenis lemak yang dibutuhkan, yaitu lemak jenuh yang berasal dari hewan, dibutuhkan sekitar 10 persen dari total asupan yang dibutuhkan.

Kemudian lemak tidak jenuh tunggal yang berasal dari kacang-kacangan, alpukat, minyak olive, yang dibutuhkan sekitar 10-15 persen dari kebutuhan total.

Dan juga lemak tak jenuk ganda yang berasal dari ikan dan minyak ikan, dibutuhkan sekitar 10 persen.

"Jadi kebutuhan lemak untuk pasien kanker 1:1:1," jelas Dr. Fiastuti.

Yang terpenting, tegas Dr. Fiastuti, makanan yang diberikan pada pasien kanker harus makanan yang segar dan jangan diawetkan. Karena makanan yang sudah diawetkan nutrisi seperti vitamin dan mineralnya sudah hilang.

"Untuk metabolisme yang normal, dibutuhkan makanan yang lebih baik, lebih balance. Memang ada suplemen dari luar, tapi kebanyakan minum suplemen kan juga tidak baik. Jadi kalau makanannya baik pasti nutrisinya juga terpenuhi," tutup Dr. Fiastuti.

sumber www.detik.com
»»  READMORE...

12.08.2011

Berbagai Pengobatan Baru Diabetes Melitus

Jakarta, Begitu banyaknya penderita Diabetes Melitus (DM) di seluruh dunia, membuat para peneliti terus mengembangkan pengobatan penyakit tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak penelitian dilakukan yang terkait dengan penyakit DM.

Penelitian-penelitian tersebut tentunya dilakukan untuk menemukan pengobatan yang terbaik untuk DM. Penelitian-penelitian tersebut, termasuk berhasil ditemukannya pankreas buatan dan transplantasi sel beta.

Beradasarkan data National Diabetes Statistics 2011, prevalensi DM telah diperkirakan 8,3 persen dari penduduk Amerika Serikat, dan sebagian besar adalah DM Tipe II seperti dilansir dari Epharmapedia, Rabu (7/9/2011).

Berbagai pengobatan DM telah dikembangkan dan telah diterapkan pada banyak pasien DM tipe 2. Namun, pengobatan pada pasien DM Tipe II terkait pada beberapa mekanisme, antara lain:

1. Insulin sensitizer
Insulin sensitizer dapat meningkatkan kemampuan sel tubuh untuk mengenali berbagai insulin, dan kemudian untuk meningkatkan tindakan insulin dengan mendorong glukosa ke dalamnya, sehingga menurunkan tingkat glukosa darah. Sensitizer insulin utama, yaitu glitazones dan Biguanides seperti metformin.

2. Secretagogues
Obat ini termasuk obat yang memaksa pankreas untuk meningkatkan jumlah insulin, sehingga dapat menurunkan kadar glukosa darah. Obat-obat ini termasuk sulfonilurea, meglitinides, mimesis incretin (Exenatides) dan dipeptidyl peptidase inhibitor IV (DPP IV inhibitor), seperti sitagliptin.

3. Mekanisme lainnya
Mekanisme lainnya, misalnya alfa-glukosidase inhibitor dan analog amylin. Acarbose adalah inhibitor alfa-glukosidase yang mencegah degradasi karbohidrat dalam usus, dan dengan demikian mencegah penyerapan glukosa yang diperoleh dari makanan. Pramlintide adalah analog hormon yang disebut amylin, yang dihasilkan dari sel-sel yang sama yang memproduksi insulin. Amylin memperlambat gerakan perut dan menciptakan sensasi kenyang yang membantu untuk mengatur penyerapan glukosa dan mencegah peningkatan pesat konsentrasi glukosa darah setelah makan

Beberapa pengobatan baru untuk DM, antara lain:

1. Exenatide seminggu sekali
Beberapa exenatides telah diperkenalkan sebagai suntikan sehari-hari, dan telah disetujui sebagai pengobatan pembantu untuk DM tipe II.

2. SGLT-2 Inhibitor
Ginjal adalah organ yang cukup konservatif ketika didatangi glukosa, karena ia bekerja untuk menyerap kembali beban glukosa yang mungkin mencoba untuk keluar bersama urin. Sodium-glukosa cotransporter-2 (SGLT-2) yang secara normal ditemukan dalam tubulus proksimal ginjal akan mereabsorbsi sebagian besar glukosa dan mengembalikan ke aliran darah dengan bantuan dari gradien natrium.

Dapagliflozin adalah obat pertama yang dikembangkan untuk menghambat SGLT-2 dan karenanya meningkatkan hilangnya glukosa dalam urin. Penurun glukosa merupakan obat dengan kemampuan yang berhubungan dengan ekskresi glukosa ginjal. Efeknya tergantung pada jumlah glukosa yang disaring melalui glomeruli dan tidak tergantung pada sekresi insulin. Metode aksi meminimalkan risiko hipoglikemia. Tetapi hal itu juga membuat dapagliflozin kurang efektif bila tingkat filtrasi glomerulus menurun karena perkembangan gangguan ginjal.

Dalam dua studi, dapagliflozin (5 mg atau 10 mg) dievaluasi dalam kombinasi dengan metformin XR dan dibandingkan dengan monoterapi. Kedua studi dilakukan selama 24 minggu, dan pada akhir penelitian proporsi yang lebih tinggi dari pasien yang diobati dengan terapi kombinasi mencapai HbA1c yang lebih rendah dan kontrol glikemik yang lebih baik. Pada kelompok Dapagliflozin juga mencapai penurunan berat badan lebih dari kelompok metformin. Efek samping utama yang dilaporkan adalah infeksi saluran kemih.

Food and Drugs Administration (FDA) pada 19 Jul 2011 menentang merekomendasikan persetujuan untuk obat baru ini karena dapat menyebabkan peningkatan risiko kanker payudara dan kanker kandung kemih.

3. Agonis PPAR ganda
Glitazones adalah agonis PPAR-gamma, dan melalui aktivasi reseptor nuklir spesifik, dapat membuat jaringan tubuh merespons insulin. Suatu grup baru dari obat Agonis PPAR disebut Dual, karena kemampuannya untuk mengaktifkan PPAR-gamma dan alpha pada waktu yang sama. Menariknya, agonism PPAR-alpha seharusnya merupakan mekanisme aksi fibrate yang mengurangi trigliserida dan meningkatkan HDL. Sehingga seharusnya bahwa agonis PPAR-ganda akan terus mendapatkan manfaat dari glitazones dan fibrates.

Sebuah uji coba fase II memeriksa suatu agonis PPAR ganda baru, yaitu aleglitazar,. Pengujian tersebut menunjukkan bahwa terapi dengan agen ini mengurangi hiperglikemia dan level normal dari HDL-C dan trigliserida dengan keamanan yang dapat diterima. Aleglitazar saat ini sedang dipelajari dalam skala besar percobaan klinis untuk menilai apakah akan dapat mengurangi risiko kardiovaskular (kematian, infark miokard, atau stroke) di antara pasien dengan diabetes dan penyakit arteri koroner.

4. Glukokinase Aktivator
Glukokinase adalah enzim intraseluler yang dapat membatasi langkah dalam metabolisme glukosa.

Tidak ada keraguan bahwa diabetes merupakan target potensial bagi banyak peneliti dan ilmuwan untuk menurunkan prevalensi diabetes. Kemajuan dalam pemahaman tentang patofisiologi diharapkan dapat membimbing para peneliti untuk mengembangkan pengobatan yang lebih radikal dan maju. Namun sayangnya, berbagai pengobatan baru untuk DM yang telah ditemukan oleh para peneliti mungkin belum dapat diperoleh dan digunakan secara luas di negara berkembang.

sumber www.detik.com
»»  READMORE...

Yang Perlu Dilakukan dan Hindari Saat Demam, Sinus dan Luka

Jakarta, Ketika rasa sakit, nyeri, atau ketidaknyamanan oleh karena gejala suatu penyakit melanda, mungkin dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Mungkin luka oleh karena kecelakaan ringan yang mungkin dapat terjadi sehari-hari, juga membutuhkan penanganan yang segera. Oleh karena hal tersebut, setidaknya kita harus mengetahui cara penanganan yang cepat untuk meredakan rasa sakit atau ketidaknyamanan tersebut.

Cara cepat untuk menangani rasa sakit, luka, atau ketidaknyamanan oleh karena gejala suatu penyakit seperti yang dikutip dari FoxNewsHealth, Rabu (8/12/2011) antara lain:

1. Demam

Hal yang sebaiknya dilakukan:
a. Mengonsumsi acetaminophen (Tylenol) seperti yang diindikasikan untuk menurunkan demam, yang merupakan gejala yang dapat menyertai suatu penyakit.
b. Minum banyak cairan
Untuk menurunkan demam akan menyebabkan keluarnya banyak keringat, dan jika tidak mengganti cairan tersebut, maka dapat mengalami dehidrasi.

Hal yang harus dihindari:
a. Tetap melakukan aktivitas fisik
Pergi ke gym atau jalan-jalan dengan teman dapat memaksakan tubuh dan justru menghambat pemulihan.
b. Mendinginkan kulit dengan es ketika suhu badan sedang terlalu panas, hal tersebut dapat menyebabkan es dapat membakar kulit. Gunakan handuk dingin sebagai penggantinya.

Hubungi dokter jika:
Mengalami demam yang lebih dari 38 derajat Celcius (101 derajat Fahrenheit), yang disertai dengan sakit kepala, sakit leher atau demam yang tidak mereda hingga 2 hari penuh, maka sebaiknya segera hubungi dokter.

Kebanyakan demam oleh karena virus akan hilang dalam 1 atau 2 hari. Namun dalam beberapa kasus demam dapat menjadi tanda atau gejala dari suatu kondisi yang lebih serius, seperti infeksi ginjal, radang paru-paru, atau meningitis.

2. Sinus sakit

Hal yang sebaiknya dilakukan:
a. Gunakan semprotan saline untuk membersihkan lendir dan bakteri dan membantu mengurangi tekanan pada rongga sinus.
b. Ambil dekongestan yang mengandung pseudoefedrin (seperti Sudafed), yang dengan cepat akan mengecilkan pembuluh darah yang meradang dan menyebabkan rasa sakit.
c. Mengonsumsi ibuprofen yang merupakan anti inflamasi.

Hal yang harus dihindari:
a. Mengandalkan antibiotik atau semprot hidung steroid.

Hubungi dokter jika:
Gejala tidak mereda dalam seminggu, nyeri parah, atau mengalami demam yang lebih tinggi dari 38 derajat Celcius (101 derajat Fahrenheit). Hal tersebut menunjukkan kemungkinan memiliki infeksi sinus bakteri yang memerlukan antibiotik.

3. Luka karena benda tajam dan tergores

Hal yang sebaiknya dilakukan:
a. Bersihkan dengan air hangat dan sabun untuk menghilangkan kuman dan kotoran.
b. Hindari kelembaban

Hal tersebut merupakan kunci untuk pertumbuhan yang cepat dari sel-sel kulit baru. Oleskan selapis tipis salep antibiotik. Jika daerah yang terluka memungkinkan kontaminasi dengan daerah luar, maka dapat ditutup dengan perban.

Hal yang harus dihindari:
a. Penggunaan peroksida atau alkohol karena akan menyebabkan kulit kering dan menghambat penyembuhan
b. Mengelupaskan dengan paksa daerah luka yang seharusnya dibiarkan mengelupas dengan sendirinya.
Hal tersebut dapat meningkatkan iritasi yang menunda penyembuhan, dan dapat menyebabkan bakteri masuk ke dalam luka. Juga, dapat meninggalkan bekas luka.

Hubungi dokter jika:
a. Daerah luka terlalu dalam atau luas, sehingga mungkin membutuhkan jahitan untuk menghentikan perdarahan dan menutup luka.
b. Ada goresan merah di sekitar luka atau kulit di sekitar luka terasa panas.
Hal tersebut dapat merupakan tanda-tanda infeksi, sehingga mungkin membutuhkan antibiotik.

sumber www.detik.com
»»  READMORE...

Tari Mengajarkan Gadis Autis Ini Bicara

Jakarta, Shannon diketahui memiliki autis, bisu dan juga tidak pernah sekalipun memulai suatu pembicaraan. Tapi Shannon menemukan suaranya dan mau berbicara sejak diajak bergabung dalam DVD tari.

"Shannon dilahirkan dengan banyak kesulitan, saat balita ia tidak punya otot yang membuatnya tidak bisa berjalan dan berbicara. Dia hanya bisa membuat suara-suara yang tidak dimengerti," ujar ibunya, Katreena (35 tahun), seperti dikutip dari The Sun, Kamis (8/12/2011).

Katreena menuturkan hal ini memilukan karena ia tidak bisa terkoneksi dengan anaknya, Shannon (12 tahun) seperti tinggal di dalam dunianya sendiri.

Saat Shannon berusia 8 tahun, dokter mendiagnosisnya dengan autisme, gangguan otak kompleks yang membuat orangtua harus memindahkannya dari sekolah umum ke sekolah khusus autis Hillingdon Manor.

"Shannon selalu menolak untuk memulai percakapan, ia menjadi sangat pemalu dan sulit berinteraksi dengan orang lain. Perlakuan teman-temannya di sekolah umum membuat kepercayaan dan harganya semakin rendah," ungkap sang ibu.

Di rumah, ia lebih banyak menghabiskan waktunya di kamar untuk bermain Xbox dengan sang ayah tapi tidak pernah melakukan percakapan apa pun. Hingga akhirnya, Anna Kennedy, pendiri Hillingdon Manor menawarkan Shannon untuk ikut tampil dalam DVD tari dengan anak-anak lain dari sekolah itu.

"Awalnya saya tidak yakin Shannon bisa melakukan hal itu, karena secara fisik ia sangat lemah otot dan tidak ada koordinasi sama sekali. Tapi Anna membantu anak-anak untuk mengembangkan kesadaran spasialnya (sesuatu yang sulit dipahami dari anak autis)," ujar Katreena.

Anna menggunakan imajinasi dengan memasukkan lingkaran dan menari dengan gaya bebas. Anak-anak ini didesak membawa CD favoritnya untuk membantu mereka terbiasa dengan ritme nada yang berbeda.

"Saya mulai melihat perubahan di diri Shannon setelah ia terlibat dalam DVD itu, ia mulai bisa bergerak lebih baik dan koordinasi ototnya semakin meningkat," ujarnya.

Hingga suatu hari Shannon berlari ke sang ibu dan berkata, 'Mum, can we watch my DVD together?'. Saat ia mengatakan hal tersebut, Katreena sangat tersentuh karena itu pertama kalinya ia mulai percakapan.

"Aku hanya duduk dan termenung, jika saya punya kamera video, akan saya rekam kejadian tersebut. Itu sangat luar biasa," imbuhnya.

Katreena menuturkan hal itu pertama kalinya ia menunjukkan minat terhadap sesuatu, selain itu terobosan ini menjadi suatu hal yang istimewa di tahun ini setelah Shannon didiagnosis dengan Potocki-Lupski Syndrome (PTLS), suatu kondisi genetik yang sangat langka dan baru diakui.

"Kondisi ini berarti Anda memiliki duplikasi kromosom 17 yang menyebabkan kesulitan dalam pengolahan bahasa dan artikulasi serta keterlambatan perkembangan motorik dan verbal," ujarnya.

Tapi kini Shannon menjadi lebih percaya diri, jika sebelumnya ia tidak mau pergi ke rumah siapa pun tapi sekarang ia rajin mengunjungi tetangganya dan menunjukkan DVD tersebut. Bahkan membantu sang adik, Paige untuk bergerak menari.

Katreena menambahkan bahwa kini Shannon mengalami banyak perkembangan dan fakta yang ada sekarang ia sudah mau dan bisa berbicara serta memulai suatu percakapan.

Apa yang dialami oleh Shannon menunjukkan adanya dukungan dari orang-orang yang tepat bisa membuat anak yang cacat seumur hidup atau dengan autisme menjalani kehidupan dengan baik. Temukan apa yang menjadi minat si anak dan eksplorasi bakatnya.

Menjadi hal yang penting untuk memberikan kesempatan bagi anak dengan autis untuk mengembangkan minat dan mengekspresikan dirinya.

sumber www.detik.com
»»  READMORE...

12.07.2011

Putihkan Gigi Secara Alami dengan Lidah Buaya

Jakarta, Banyak orang mencoba memutihkan gigi dengan cara bleaching atau menggunakan pasta gigi yang mengandung pemutih. Sayangnya, tidak semua orang suka melakukan cara tersebut. Lidah buaya bisa menjadi pilihan alami untuk memutihkan gigi.

Menurut University of Maryland Medical Center, lidah buaya telah digunakan sebagai tanaman obat selama ribuan tahun dan tetap menjadi salah satu herbal yang paling umum digunakan di Amerika Serikat saat ini. Kebanyakan aplikasi gel lidah buaya berhubungan dengan luka bakar dan masalah kulit seperti herpes.

Cairan pahit berwarna kuning yang berasal dari kulit daun lidah buaya juga telah digunakan sebagai obat pencahar yang kuat meskipun tidak aman. Selain itu, meski belum ada bukti klinis, lidah buaya juga banyak digunakan sebagai pemutih gigi, tapi tidak disarankan bagi wanita hamil karena dapat menyebabkan kontraksi uterus yang dapat memicu keguguran, seperti dilansir Livestrong, Kamis (10/11/2011).

Proses pemutihan gigi biasanya melibatkan lapisan enamel pada pemutihan luar gigi. Menurut American Dental Association, sebagian besar produk yang digunakan untuk memutihkan gigi menggunakan bahan kimia pemutihan seperti peroksida karbamid.

Sementara itu, gel lidah buaya mungkin tampak sebagai pilihan alami yang menarik untuk membatasi paparan terhadap bahan kimia abrasif. Gel lidah buaya biasanya tidak berbahaya bila dioleskan pada gigi atau mulut, tapi sengaja menelan gel lidah buaya dapat menyebabkan kram usus parah atau diare.

Meskipun tidak ada bukti terkait penggunaan gel lidah buaya yang efektif sebagai gigi pemutih, tetapi bahan anti-inflamasi (peradangan) pada lidah buaya telah terbukti bermanfaat bagi orang yang mengalami kondisi kesehatan yang dapat berefek negatif pada penampilan gigi, seperti penyakit gusi dan rongga mulut yang terinfeksi.

Dilansir MayoClinic, lidah buaya efektif mengobati lichen planus (kondisi peradangan di mulut) dan gingivitis (radang pada gusi akibat dari infeksi bakteri). Untuk hasil terbaik, konsultasinya dengan dokter Anda sebelum menerapkan gel lidah buaya untuk gigi atau menggunakan pasta gigi yang diperkaya dengan lidah buaya.

sumber www.detik.com
»»  READMORE...

Langkah-langkah untuk Tidur yang Sehat

Jakarta, Tidur yang berkualitas jadi dambaan banyak orang. Tapi tingkat stres yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari kadang membuat orang susah mendapatkan waktu tidur yang baik. Lakukan langkah-langkah ini untuk mendapatkan tidur yang sehat.

Ketika tidur tubuh memasuki tahap gerakan mata nonrapid (nonrapid eye movement/NREM) di sebagian besar malam dan siklus rapid eye movement (REM) yang berulang setiap 90 menit.

Selama tidur REM, energi disediakan untuk otak dan tubuh yang bisa mendukung tingkat kinerja saat siang hari. Tidur yang konsisten bisa meningkatkan kesehatan sistem kekebalan tubuh dan kejernihan mental, mengatur kadar hormon serta perasaan sejahtera.

Agar bisa mendapatkan manfaat tersebut maka seseorang sebaiknya mendapatkan waktu tidur yang sehat, berikut hal-hal yang bisa dilakukan untuk mendapat tidur sehat, seperti dikutip dari Livestrong, Kamis (10/11/2011) yaitu:

1. Sesuaikan waktu tidur dengan pedoman yang direkomendasikan untuk kelompok usia
Umumnya orang dewasa dianjurkan tidur 7-9 jam per malam, anak usia sekolah mendapatkan 10-11 jam per malam, sedangkan perempuan hamil dan orang tua memerlukan lebih banyak waktu tidur.

Namun kondisi ini bisa bervariasi tergantung dari status kesehatannya, karena terlalu banyak tidur dikaitkan dengan masalah medis serta mental tapi jika terlalu sedikit menghambat waktu memori, kinerja dan reaksi.

2. Mengatur lingkungan sekitar agar mendukung tidur yang menenangkan
Suasana adalah hal penting untuk mendorong tidur yang nyenyak. Sebaiknya menggunakan kasur, seprai dan bantal yang nyaman, ruangan yang tidak terang, tenang dan temperatur yang sedang.

3. Makan 2-3 jam sebelum tidur
Hindari makan berat mendekati waktu tidur karena bisa membuat tidak nyenyak. Jika Anda orang yang rentan lapar di tengah malam atau menjelang tidur, maka berikan cemilan rendah gula serta hindari makanan pedas yang bisa mengganggu pencernaan. Cemilan yang bisa dikonsumsi secangkir oatmeal tanpa tambahan gula atau yogurt rendah lemak.

4. Hentikan konsumsi kafein dan rokok minimal 8 jam sebelum tidur
Zat seperti kafein dan nikotin adalah stimulan yang mengganggu dan bisa membuat orang jadi gelisah. Tidur gelisah tidak akan meremajakan tubuh di esok hari tapi menyebabkan penyimpangan dalam memori dan pengambilan keputusan.

5. Rencanakan jadwal tidur dalam aktivitas harian
Memiliki jadwal tidur yang sama setiap malam membantu tubuh untuk siap relaksasi jika sudah mendekati waktu tidur. Jika tidak bisa tidur cobalah melakukan kegiatan santai seperti baca buku ringan atau mendengarkan musik.

6. Melakukan tidur siang singkat untuk meremajakan pikiran
Tidur siang membantu tubuh mengisi ulang energi dan pikiran, tapi batasi waktunya yaitu kurang dari 30 menit untuk menghindari gangguan jadwal tidur malam hari. Serta hindari tidur siang melewati jam 3

sumber www.detik.com
»»  READMORE...

Apakah Sinusitis Bisa Disembuhkan dengan Obat?

Jakarta, Dok, apakah sinusitis itu bisa disembuhkan dengan obat? Dan obat apakah yang bisa saya konsumsi karena menurut hasil rontgen pada bagian sebelah kanan saya banyak lendir. Mohon solusinya untuk penyakit yang saya rasakan ini. Terimakasih atas jawaban yang diberikan. Semoga dokter sekeluarga sukses dan sehat senantiasa.

Sari Sukmawaty (Perempuan Lajang, 31 Tahun), aiie_XXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 158 Cm dan Berat Badan 53 Kg

Jawaban

Terimakasih atas kepercayaannya kepada kami.

Sinusitis bisa disembuhkan dengan obat. Namun sebelum membeli dan memutuskan mana yang tepat, terbaik, terjangkau dan terefektif, maka berkonsultasilah ke dokter terdekat.

Beberapa obat antibiotik yang dipakai dokter di dalam pengobatan sinusitis sebagai terapi lini pertama adalah:
1. Amoxicillin
2. Trimethoprimsulfamethoxazole

Adapun beberapa obat yang dipakai dokter sebagai terapi lini kedua pengobatan sinusitis antara lain:
1. Amoxicillin-clavulanate
2. Cefuroxime
3. Cefpodoxime
4. Cefixime
5. Loracarbef
6. Clindamycin
7. Clarithromycin
8. Azithromycin
9. Levofloxacin
10. Ciprofloxacin
11. Trovafloxacin

Menurut Guideline/pedoman lain, obat antimikroba yang sering digunakan dokter pada kasus sinusitis:
A. Golongan Beta-lactams:
1. Amoxicillin
2. Amox-clav (amoxicillin-clavulanate)
3. Cefaclor
4. Cefixime
5. Cefuroxime
6. Cefprozil
7. Cefpodoxime
8. Cephalexin
9. Ceftibuten
10. Dicloxacillin
11. Loracarbef

B. Golongan Macrolides:
1. Erythromycin
2. Azithromycin
3. Clarithromycin

C. Golongan Quinolones
1. Levofloxacin
2. Ciprofloxacin
3. Grepafloxacin
4. Ofloxacin
5. Sparfloxacin
6. Trovafloxacin

D. Trimethoprim-sulfamethoxazole (TMP-SMX)
E. Doxycycline
F. Clindamycin

Meskipun peningkatan kekebalan terhadap mikroba (microbial resistance), banyak dokter yang masih menganjurkan atau meresepkan amoxicillin sebagai antibiotik pertama (firstline antibiotic) pada penyakit berbasis komunitas (community-acquired disease) karena harganya yang murah, toleransinya baik, berpengalaman dengan penggunaan obat ini, dan "jinaknya" sebagian besar kasus sinusitis akut.

Amoxicillin-clavulanate merupakan pilihan logis sebagai alternatif antibiotik yang berspektrum luas karena kandungan beta-lactamase–inhibiting properties. Trimethoprim-sulfamethoxazole (TMP-SMX) efektif melawan bakteri bernama Haemophilus influenza dan Moraxella catarrhalis.

TMP-SMX juga merupakan alternatif pilihan pertama pada penderita yang sensitif terhadap penicillin, meskipun memiliki efek samping, salah satunya timbul ruam di kulit.

Obat steroid untuk hidung (nasal steriods), seperti: fluticasone dapat dipakai atas rekomendasi dokter.

Semprotan hidung (nasal sprays), misalnya yang mengandung phenylephrine hydrochloride dan oxymetazoline hydrochloride, dapat meringankan atau meredakan gejala yang timbul akibat sinusitis.

Obat golongan antihistamin umumnya tidak direkomendasikan untuk sinusitis akut karena berkaitan erat dengan keringnya selaput lendir (membran mukosa) dan menghalangi pembersihan sekresi. Namun ada referensi yang memerbolehkan penggunaan antihistamin oral, seperti: loratadine, tentunya sesuai indikasi.

Minum banyak air juga membantu membersihkan atau mengeluarkan (sekresi) lendir.

Berikut ini kiat efektif untuk mencegah sinusitis:
  1. Sering-seringlah mencuci tangan.
  2. Hindarilah polusi udara yang dapat mengiritasi hidung.
  3. Kurangilah atau hindarilah terpapar allergen atau zat yang menyebabkan alergi.
  4. Pergunakanlah alat pelembab udara di rumah atau di kantor, terutama bila ada penderita flu.
  5. Makanlah dengan menu/diet yang seimbang, teratur dalam berolahraga, berpola hidup seimbang.
  6. Perhatikan dan tingkatkan ventilasi di rumah dengan membuka jendela (bila memungkinkan).
  7. Minimalkan kontak langsung dengan penderita sinusitis, common cold, atau influenza.
  8. Berhati-hatilah bila hobi berenang, sebab kandungan klorin di kolam renang dapat mengiritasi mukosa hidung dan sinus, lalu memicu timbulnya sinusitis.
  9. Berhati-hatilah pula bila hobi menyelam di laut/samudera yang dalam dan mendaki gunung, sebab meningkatkan risiko terjadinya sinusitis.

Demikian penjelasan ini, semoga bermanfaat.

dr. Dito Anurogo
Dokter peneliti hematopsikiatri dan medicopomology, berkarya di RS Keluarga Sehat JL. P. Sudirman 9 Margorejo Pati, Jawa Tengah. Penulis buku 'Cara Jitu Mengatasi Impotensi', saat ini sedang melakukan riset tentang Biomarker Stroke bersama ilmuwan di University Wisconsin, USA.

Peneliti hematopsikiatri (ilmu yang mempelajari hubungan golongan darah dengan kepribadian, gaya hidup dan kecenderungan pola penyakit, pencegahan serta solusinya). Peneliti Medicopomology (buah berkhasiat obat).
»»  READMORE...

10.31.2011

Minum Susu Sejak Remaja Kurangi Risiko Diabetes Tipe 2


Jakarta, Kebiasaan sehat minum susu bisa memiliki efek jangka panjang terhadap pengurangan risiko seorang perempuan terkena diabetes. Remaja putri yang rajin minum susu diketahui bermanfaat mengurangi risiko terkena penyakit diabetes.

Studi terbaru itu dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition.

Dalam studi ini ditemukan remaja yang rajin minum susu ternyata memiliki risiko 43 persen lebih rendah terkena penyakit diabetes tipe 2 dibandingkan dengan remaja yang tidak minum susu, seperti dikutip dari MedIndia, Senin (31/10/2011).

Penelitian ini dilakukan oleh Harvard University yang mempelajari pola asupan makanan termasuk susu dan produk susu terhadap lebih dari 37.000 perempuan remaja dan dewasa serta risiko kesehatannya.

Diketahui perempuan yang rajin minum susu dan mengonsumsi produk susu di tahun-tahun remajanya (sekitar 4 porsi per hari) memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2 dibanding yang konsumsi susunya rendah.

Hal ini karena mengonsumsi susu saat remaja akan mempertahakan kebiasaannya ini hingga dewasa sehingga memiliki pola makan yang sehat dan berat badan yang tidak mengalami kelebihan berat badan. Dan berat badan diketahui menjadi faktor risiko yang penting dalam diabetes tipe 2.

Studi kedua yang dilakukan oleh Harvard University semakin memperkuat manfaat susu khususnya sebagai sumber protein. Peneliti menemukan susu rendah lemak bisa digunakan untuk mengganti daging sebagai sumber protein dan mengurangi risiko diabetes tipe 2 sebesar 17 persen.

Dalam studi ini diketahui segelas susu bebas lemak menyediakan 8 gram protein berkualitas tinggi serta 8 nutrisi penting lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh termasuk kalsium, vitamin D serta sedikit kalori.
sumber www.detik.com
»»  READMORE...

10.10.2011

Jus Wortel Mujarab Perangi Kolesterol Jahat


Jakarta, Wortel banyak mengandung nutrisi termasuk serat, vitamin A dan K, mangan, folat dan magnesium. Selain baik untuk mata, jus wortel juga mujarab memerangi kolesterol jahat dalam darah.

Wortel diketahui mengandung tinggi serat, vitamin, mineral dan nutrisi penting lainnya. Dalam secangkir wortel mentah cincang mengandung 50 kalori, 1 gram protein, 12 gram karbohidrat, 3,5 gram serat dan tidak ada lemak atau kolesterol.

Wortel juga merupakan sumber yang kaya antioksidan, dari beta-karoten hingga anthocyanindin. Kandungan nutrisi inilah yang membuat wortel memiliki efek menurunkan kolesterol LDL (low density lipoprotein) atau dikenal sebagai kolesterol jahat.

Para ilmuwan Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization di Australia menemukan bahwa pria perokok mengonsumsi jus wortel setiap hari selama tiga minggu dapat menurunkan oksidasi kolesterol jahat LDL. Penemuan ini telah dipublikasikan dalam Journal of American Dietetic Association, seperti dilansir Livestrong, Sabtu (1/10/2011).

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di University of Valladolid di Spanyol, wortel penuh dengan serat larut yang dapat mengurangi kolesterol LDL.

Kolesterol adalah lemak yang memainkan peran dalam mendukung membran sel dan sintesis hormon seperti testosteron dan estrogen. Low-density lipoprotein (LDL) adalah jenis kolesterol penting bagi kesehatan jaringan, tetapi dalam jumlah yang terlalu besar, dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, serangan jantung dan stroke.

Tubuh menghasilkan LDL untuk respons terhadap lemak jenuh dalam diet. Sedangkan high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik berfungsi untuk meningkatkan kesehatan jantung dengan membantu membersihkan dan mengeluarkan LDL dari darah. Tubuh membuat HDL dari makanan kaya lemak tak jenuh.

Menurut Mayo Clinic, kadar kolesterol LDL harus antara 100-129 mg/dL untuk kesehatan optimal.
sumber www.detik.com
»»  READMORE...

9.27.2011

Game Online Bantu Temukan Obat Anti AIDS


Washington, Bertahun-tahun sejak HIV/AIDS menjadi pandemi global, belum ada obat yang benar-benar mampu menyembuhkannya. Namun sebuah game online diklaim telah membantu ilmuwan menentukan struktur enzim yang bisa membuka jalan bagi pengobatan AIDS.

Permainan yang disebut Foldit ini memungkinkan pemain untuk menciptakan bentuk baru sebuah protein dengan cara melipat molekul digital di layar komputer mereka secara acak.

Dalam jurnal Nature Structural and Molecular Biology, para ilmuwan menulis bahwa mereka telah dibingungkan oleh struktur protein selama lebih dari sepuluh tahun. Tapi komunitas online hanya butuh waktu beberapa hari saja untuk menghasilkan sebuah model enzim yang rumit itu.

Model enzim yang dibuat oleh gamer ini disebut M-PMV protease retroviral, yakni sebuah enzim yang menjadi kunci penting dalam perkembangan virus mematikan seperti HIV. Para ilmuwan telah mencoba untuk menentukan strukturnya dengan tepat selama bertahun-tahun. Hasil penemuan struktur ini bisa menjadi langkah penting dalam pengembangan obat anti-AIDS.

Dengan aturan sederhana, para gamer yang bermain Foldit harus membolak-balik model 3D enzim digital di layar komputer untuk mencoba semua kombinasi yang mungkin. Mereka akhirnya memperoleh satu keadaan optimal di mana struktur hanya membutuhkan energi paling sedikit untuk tetap bertahan.

Firas Khati, ahli biokimia dari University of Washington mengatakan bahwa tujuan game ini adalah untuk melihat apakah intuisi manusia bisa berhasil di mana metode otomatis telah gagal.

Foldit mencoba untuk memprediksi struktur protein dengan memanfaatkan intuisi manusia dalam memecahkan teka-teki dan membuat orang-orang berkompetisi untuk menghasilkan protein terbaik. Karena protein merupakan penyebab dari begitu banyak penyakit, maka protein juga dapat menjadi bagian dari penyembuhan. Pemain dapat merancang protein baru yang dapat membantu mencegah atau mengobati penyakit.

Untuk ikut bermain Foldit, tidak diharuskan mengetahui berbagai hal mengenai protein, biokimia atau biologi. Yang penting, semua pemain harus memiliki komputer dan koneksi internet. Setelah gamer mengunduh dan menginstal programnya, ia dapat mulai berkompetisi dengan pemain lain, memutar struktur molekul kompleks tiga dimensi dengan cara mengklik mouse.

Tujuannya adalah untuk merancang protein yang sama sekali baru atau untuk memprediksi struktur tertentu. Setelah suatu model online dihasilkan, ilmuwan dan perusahaan biotek akan mengambil alih. Hasil permainan Foldit juga telah membantu para ilmuwan dalam penelitian Alzheimer dan kanker.

"Game ini menyediakan kerangka kerja untuk menyatukan kekuatan komputer dan manusia. Manusia memiliki penalaran spasial, sesuatu yang belum dimiliki komputer dengan baik," kata Seth Cooper, pencipta dan perancang utama Foldit, seperti dikutip dari BBC, Senin (26/9/2011).

sumber www.detik.com
»»  READMORE...

9.20.2011

Alasan Dukun Beranak Lebih Disukai Ketimbang Bidan


Bangka, Profesi dukun beranak masih punya tempat istimewa di banyak masyarakat Indonesia terutama di pedesaan. Meski sudah ada bidan, penduduk desa lebih suka melahirkan ke dukun beranak. Apa alasannya?

Dukun adalah seorang perempuan yang diakui oleh masyarakat dalam mendampingi ibu hamil, pertolongan persalinan serta perawatan bayi baru lahir secara spiritual.

Umumnya masih banyak masyarakat yang mempercayakan dukun untuk membantu proses persalinannya. Hal itu diakui Bidan Yulia yang bekerja di Poskesdes Mangka, Puskesmas Bakam, Sungailiat Bangka. Menurutnya dibutuhkan sosialisasi yang terus menerus agar bidan bisa diterima warga.

Bidan Yulia menuturkan ada beberapa faktor yang membuat masyarakat masih percaya dukun yaitu:
1. Mitos kepercayaan pada dukun masih kuat, masyarakat beranggapan kalau bidan itu selesai pendidikan,ia masih muda dan belum ada pengalamannya.
2. Mitos yang ada dimasyarakat adalah kalau dibantu oleh bidan pasti dijahit, sementara masyarakat takut dengan jahitan.
3. Turunan dalam keluarga yang menggunakan dukun untuk membantu melahirkan.
4. Masalah biaya, umumnya dukun tidak menarik pungutan jadi secara sukarela saja, sedangkan bidan ada tarifnya.
5. Dukun juga biasanya memberikan ramuan-ramuan yang dipercaya bisa mempermudah persalinan dan diurut yang sangat dipercaya masyarakat.

"Rata-rata 1 desa minimal ada 1 dukun, tapi kadang ada yang 2 atau 3 dukun," ujar Bidan Yulia disela-sela acara pertemuan dengan nakes teladan di Hotel Santika, Bangka, Senin (19/9/2011).

Karenanya diperlukan sosialisasi secara terus menerus bahwa ada subsidi yang bisa diberikan jika ibu hamil mau melahirkan dibantu oleh tenaga kesehatan.

Untuk meningkatkan jumlah ibu yang melahirkan dengan bantuan tenaga kesehatan, Bidan Yulia pun mulai melakukan pendekatan dengan para dukun pada tahun 2008. Saat itu ia meminta para dukun untuk mengikutsertakan dirinya jika ada ibu yang melahirkan.

"Saya bilang dengan dukun 'tolong ya ajak saya kalau ada pasien melahirkan' meskipun saat itu saya hanya sebagai cadangan saja," ujar bidan yang lahir di Tempilang, Bangka Barat 3 Desember 1979.

Setelah berhasil mendekati dukun, maka tahun 2009 terbentuk kemitraan antara bidan dan dukun melalui pernyataan di atas materai, termasuk pembagian pembayaran seperti bidan tidak mengurangi pendapatan dukun.

Selain itu ada pula kelas ibu yang berisi penyuluhan mengenai segala hal tentang kehamilan, dan berusaha pula melibatkan para suami. Sehingga saat ini kesadaran masyarakat semakin tinggi dan tidak perlu lagi susah payah merujuk pasien, karena mereka dengan sendirinya sudah datang ke poskosdes.

"Alhamdulilah di desa saya saat ini sudah tidak ada ibu yang meninggal saat melahirkan, sedangkan kematian bayi terakhir terjadi pada tahun 2009," ungkap Yulia yang hampir 12 tahun menjadi bidan.
sumber www.detik.com
»»  READMORE...

7.24.2011

Mengukur Tekanan Cairan di Otak Tanpa Operasi


Jakarta, Selama ini untuk mengetahui tekanan cairan di dalam otak (tekanan intra kranial) membutuhkan alat yang mahal dan proses operasi. Tapi dokter dari FKUI berhasil menemukan cara mengukur cairan di otak melalui sampel darah dan cairan otak.

Peningkatan tekanan intra kranial biasanya disebabkan karena adanya penambahan massa dalam rongga kepala maupun cacat bawaan terutama yang mengganggu jalannya aliran cairan otak.

"Standar baku untuk mengukur tekanan intra kranial dengan cara operasi memasukkan selang ke kepala yang terhubung dengan monitor hingga keluar grafik elektromagnetik. Tapi alat ini harganya mahal dan tidak banyak," ujar Dr Wismaji Sadewo disela-sela acara promosi doktornya dengan disertasi berjudul Petanda Stres Oksidatif Pada Peningkatan Tekanan Intra Kranial di ruang Sena Pratista FKUI, Senin (18/7/2011).

Dr Wismaji menuturkan peningkatan tekanan intra kranial ini membutuhkan pemantauan secara kontinyu dari waktu ke waktu, sehingga jika ada perubahan yang terjadi bisa ditentukan strategi penanganan sebelum berlanjut ke arah kerusakan permanen.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Dr Wismaji didapatkan bahwa untuk mengetahui tekanan intra kranial dari seorang pasien bisa dilihat dari 4 senyawa, yaitu enzim katalase, reduktor NADPH, Super Oxida Dismutase (SOD) dan metabolit MDA.

Hal ini karena adanya mekanisme di tingkat seluler dan molekuler bisa menghasilkan senyawa tertentu pada kasus peningkatan tekanan intra kranial. Konsentrasi keempat senyawa ini didapatkan melalui darah dan dibandingkan dengan konsentrasi yang didapatkan melalui cairan otak.

"Darah yang diambil bisa darimana saja, tapi lebih dekat dengan otak akan lebih baik, sedangkan untuk cairan otak diambil dari sumsum tulang belakang," ungkap dokter yang lahir di Demak 42 tahun silam.

Darah dan cairan otak yang diambil ini nantinya akan dikirim ke laboratorium dan dimasukkan dalam sebuah program sehingga bisa diketahui berapa tekanan intra kranialnya, apakah termasuk normal (<10 cm H2O), naik ringan (10-15 cm H2O), naik sedang (16-25 cm H2O) dan tekanan tinggi (>25 cm H2O).

Studi yang dilakukan selama 4 tahun ini melibatkan 24 responden yang memiliki rentang usia 3-63 tahun. Penyebab penyakitnya pun berbeda-beda yaitu stroke hemorajik sebanyak 9 kasus, trauma 5 kasus, neoplasma 7 kasus dan kasus lainnya sebanyak 3.

Hasil studi mendapatkan jika nilai SOD turun, NADPH turun dan MDA meningkat menunjukkan seseorang memiliki kelainan dengan intra kranialnya. Sedangkan jumlah enzim katalase yang rendah menunjukkan peningkatan tekanan intra kranial yang tinggi.

"Nilai tekanan intra kranial yang diketahui bisa digunakan untuk menegakkan diagnosis, menentukan prognosis kelainan yang ada, menentukan strategi terapi lanjutan dan mengevaluasi hasil pengobatan yang telah dilakukan," ungkapnya.

Dr Wismaji berharap dengan ditemukannya hal ini, pengukuran tekanan intra kranial bisa menjadi lebih mudah sehingga pengobatan yang diberikan untuk pasien menjadi lebih tepat.
sumber www.ddetik.com
»»  READMORE...

Sunat Tak Hanya Cegah HIV Tapi Juga Kanker Penis


Sydney, Selama ini manfaat sunat pada laki-laki selalu dikaitkan dengan risiko penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV). Kini manfaat sunat bertambah setelah ditemukan bahwa pemotongan kulit penis bisa mencegah kanker di bagian tersebut.

Brian Morris, MD, seorang peneliti dari University of Sydney mengatakan risiko kanker penis pada laki-laki yang tidak disunat adalah 1:1.000. Angka itu sebenarnya kecil, namun tetap lebih besar dibandingkan risiko pada laki-laki yang disunat yaini 1:50.000.

"Kanker penis lebih banyak ditemukan di negara-negara yang penduduk laki-lakinya jarang disunat. Namun hubungan sunat dengan kanker bukan hanya semacam kecenderungan, ada alasan ilmuah di belakangnya," ungkap Morrris seperti dikutip dari MensHealth.com, Sabtu (23/7/2011).

Menurut Morris, kulit yang ketat di bagian depan membuat alat kemaluan laki-laki yang tidak disunat jadi sulit dibersihkan. Jika menumpuk, kotoran yang menempel di bagian itu dapat memicu radang atau inflamasi yang merupakan salah satu faktor pencetus kanker penis.

Faktor lain yang mendasarinya adalah infeksi Human Pappoloma Virus (HPV), sejenis virus yang ditularkan melalui hubungan kelamin dan pada perempuan bisa memicu kanker serviks atau leher rahim. Kondisi kepala penis yang tertutup cenderung lembab, sehingga disukai oleh HPV.

Meski infeksi HPV bisa dicegah, Morris mengatakan bahwa vaksinasi saja tidak cukup. Vaksin yang ada saat ini hanya bisa mencegah infeksi 2 dari sekitar 20 jenis HPV, sehingga kadang-kadang dibutuhkan upaya pencegahan lain dalam hal ini sunat.

Kalaupun tetap memilih untuk tidak disunat, Morris menekankan agar laki-laki selalu menjaga kebersihan alat kelamin terutama di bagian yang tertutup kulup (kulit yang menutup kepala penis). Cara membersihkannya adalah dengan menarik kulup itu ke belakang, lalu dibersihkan sambil mandi.
sumber www.detik.com
»»  READMORE...

6.17.2011

Ini yang Bikin Nyamuk Bingung


Jakarta, Nyamuk betina menghisap darah manusia dengan menggunakan bau karbon dioksida yang dihembuskan napas untuk melacaknya. Penelitian berhasil menemukan bahan kimia yang dapat mengganggu atau membingungkan nyamuk dalam mendeteksi karbon dioksida tersebut.

Ilmuwan dari Amerika Serikat telah mengembangkan senyawa kimia yang bisa mengganggu kemampuan nyamuk untuk mengendus manusia. Diharapkan senyawa ini bisa digunakan untuk obat anti nyamuk. Namun ilmuwan tersebut belum mau menyebutkan nama senyawa tersebut.

Peneliti dari University of California, Riverside menguji bau dari senyawa kimia tersebut pada 3 jenis nyamuk yaitu Anopheles gambiae yang menyebarkan malaria, Culex quinquefascitus yang menyebarkan filariasis (kaki gajah) dan virus West Nile serta Aedes aegypti yang menyebarkan demam berdarah dan demam kuning (yellow fever).

Ketiga jenis nyamuk tersebut dipilih karena menyebabkan penyakit yang berbahaya dan menginfeksi sekitar setengah miliar orang setiap tahunnya, beberapa diantaranya bisa menyebabkan jutaan kematian.

"Senyawa kimia ini memberikan keuntungan yang kuat sebagai alat potensial untuk mengurangi kontak nyamuk dengan manusia dan mengembangkan generasi baru dari penolak serangga yang aman," ujar Profesor Anandasankar Ray dari University of California, Riverside, seperti dikutip dari BBCNews, Senin (6/6/2011).

Prof Ray menuturkan identifikasi dari molekul tersebut bisa bekerja pada konsentrasi rendah sehingga lebih ekonomis dan efektif. Selain itu juga mampu mengontrol dan mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk.

Dalam studi ini peneliti mengidentifikasi 3 kelompok bahan kimia yang bisa mengganggu reseptor karbon dioksida pada nyamuk. Kondisi ini akan mengacaukan perilakunya dalam mencari mangsa.

Jika senyawa ini bisa direalisasikan maka akan menjadi suatu langkah besar yang dapat melindungi kelompok-kelompok tertentu yang daerahnya masih rentan terhadap penyakit yang disebabkan oleh nyamuk.
sumber www.detik.com
»»  READMORE...

Vaksin DBD yang Diujikan pada Anak SD Dijamin Aman


Jakarta, Ratusan anak SD menjalani vaksinasi Demam Berdarah Dengue (DBD) untuk pertama kalinya di Indonesia pada 8 Juni 2011. Meski masih dalam tahap uji coba, Menteri Kesehatan menjamin bahwa vaksin tersebut tidak akan membahayakan anak-anak.

Uji coba yang dilakukan kali ini merupakan uji klinis fase III, yang berarti vaksin tersebut sudah menjalani uji keamanan pada fase sebelumnya. Tujuan uji coba kali ini tidak lagi untuk melihat keamanannya, melainkan seberapa efektif dalam mengurangi kasus DBD.

Dalam 5 tahun ke depan, tim peneliti dari RS Cipto Mangunkusumo dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia akan mengamati jumlah kasus DBD pada anak yang divaksin. Jika lebih rendah dari yang anak-anak tidak divaksin, berarti vaksin tersebut efektif.

"Uji coba dilakukan serentak di 5 negara Asia, di Indonesia melibatkan 2.000 peserta. Soal keamanan, tidak akan pernah bisa suatu vaksin dicobakan pada fase III kalau belum terjamin keamanannya," ungkap Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih dalam jumpa pers di Gedung Kemenkes, Jl Rasuna Said, Jumat (10/6/2011).

Karena masih uji coba, Menkes mengakui bahwa vaksinasi ini belum direncanakan untuk menjadi program nasional. Hasil uji coba masih akan dievaluasi dulu, kemudian dinilai apakah cukup efektif untuk diberikan pada semua anak di seluruh Indonesia.

Selain di Jakarta, uji coba vaksin DBD juga dilakukan di Bandung dan Bali. Jumlah pesertanya beragam yakni 800 anak di Jakarta, 800 anak di Bandung dan 400 anak di Bali, seluruhnya akan disuntik vaksin sebanyak 3 kali dengan jeda masing-masing selama 6 bulan.

Target penurunan tingkat kematian DBD tercapai sejak 2006

Sementara itu Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), Prof dr Tjandra Yoga Aditama mengatakan, tingkat kematian akibat DBD di Indonesia sudah bisa diturunkan menjadi 0,87 persen pada 2010. Target untuk menurunkannya hingga di bawah 1 persen bahkan sudah tercapai sejak 2006.

Meski demikian, jumlah penderitanya masih tinggi karena berbagai faktor seperti kepadatan penduduk, tata wilayah yang kurang baik, perubahan iklim dan juga kurangnya partisipasi masyarakat dalam menjalankan 3 M plus (Menguras, Menutup dan Mengubur plus Tindakan lain yang mencegah perkembangbiakan jentik nyamuk).

Sejak beberapa tahun terakhir, fogging atau pengasapan sudah tidak menjadi kebijakan utama pemerintah dalam mencegah penularan DBD. Kalaupun masih dilakukan, biasanya atas permintaan masyarakat sendiri karena merasa tidak puas hanya dengan 3M plus.

Fogging dinilai tidak efektif karena hanya memutus mata rantai sesaat, namun tidak bisa mengimbangi perkembangbiakan nyamuk yang selalu lebih cepat. Nyamuk-nyamuk yang tidak mati saat di-fogging, dalam 3 hari sudah menghasilkan nyamuk baru yang jumlahnya beberapa kali lipat.
sumber www.detik.com
»»  READMORE...

6.14.2011

9 Pengobatan Paling Aneh


Jakarta, Pengobatan suatu penyakit memang tidak hanya sebatas menggunakan obat-obatan medis semata. Beberapa pengobatan aneh telah dikenal oleh masyarakat selama bertahun-tahun.

Tak sedikit pengobatan non-medis yang masih dipercaya dan dilakukan oleh masyarakat dunia. Pengobatan ini kadang bisa terbilang aneh dan tidak masuk akal. Beberapa diantaranya ada yang belum bisa dibuktikan secara ilmiah.

Berikut ini beberapa pengobatan aneh yang masih banyak dipercaya oleh masyarakat, seperti dikutip dari Telegraph, Jumat (10/6/2011) yaitu:

1. Bulu burung merak yang diikatkan pada kaki bisa menyembuhkan racun (bisa) ular yang mematikan.








2. Urine sapi bisa menyembuhkan gangguan hati, kanker, penyakit jantung, AIDS dan sembelit. Saat ini urine sapi sedang dikembangkan menjadi sebuah minuman ringan yang sehat.








3. Kotoran sapi bisa menjadi antiseptik di dalam rumah dan digunakan sebagai lantai semen.








4. Tulang tengkorak manusia yang dihancurkan menjadi bubuk bisa mengobati epilepsi.








5. Testis berang-berang Indian bisa mengobati kelemahan seksual.








6. Apel hijau bisa menyembuhkan claustrophobia (fobia tak wajar terhadap ruang tertutup).








7. Mandi bir bisa membantu memperlambat proses penuaan.








8. Darah kelelawar bisa membantu mengatasi infeksi pada mata.








9. Jaring atau sarang laba-laba bisa sebagai obat malaria.




sumber www.detik.com
»»  READMORE...

5.17.2011

Makanan yang Tidak Boleh Digabung dengan Obat


Jakarta, Makanan memang menjadi sumber energi yang penting bagi tubuh. Tapi beberapa makanan diketahui bisa menimbulkan interaksi dengan obat tertentu. Ketahui makanan apa saja yang tidak boleh digabung dengan obat.

"Kuncinya adalah tidak mengubah secara drastis pola makan saat minum obat tertentu, tapi tanyakan pada dokter mengenai potensi interaksi yang mungkin terjadi," ujar Dr jane Alder, dosen farmakologi dari University of Central Lancashire, seperti dikutip dari Dailymail, Selasa (17/5/2011).

Dr Alder akan menjelaskan beberapa makanan yang sebaiknya tidak dikombinasikan dengan obat tertentu karena bisa membuat obat jadi tidak berguna atau justru berbahaya yaitu:

Jus buah
Grapefruit mengandung senyawa yang disebut dengan furanokumarin yang bisa mencegah enzim dalam usus untuk menjaga benda asing tetap berada di luar, sehingga tidak bekerja secara optimal. Kondisi ini akan membuat lebih banyak obat yang diserap sehingga efektivitasnya bisa 2-3 kali lipat dari dosis yang dianjurkan.

Sebaiknya tidak mencampur jus grapefruit dengan obat untuk mengobati irama jantung abnormal, antidepresan, antihistamin (obat alergi), statin dan obat anti kejang. Sedangkan jus cranberry dan jus delima bisa memperlambat kecepatan hati untuk memecah pengencer darah obat dan pada obat antidepresan bisa menyebabkan penurunan efektifitas obat.

Makanan produk susu
Kalsium dalam susu bisa mengikat tetrasiklik dan minosiklik dari antibiotik. Jika kandungan antibiotik ini digabung dengan mineral akan membuatnya tidak larut dalam usus sehingga tidak diserap oleh tubuh. Mengonsumsi susu setengah liter bisa mengurangi efektivitas antibiotik hingga 80 persen. Kalsium juga bisa mengganggu penyerapan obat osteoporosis. Hindari minum susu dalam waktu 2 jam sebelum minum obat.

Makanan fermentasi
Makanan hasil fermentasi seperti keju yang mengandung tyramine dalam konsentrasi tinggi bisa menyebabkan 'sindrom keju'. Tyramine akan bereaksi dengan obat antidepresan yang disebut monoamine oxidase inhibitor (MAOIs) dengan mencegah enzim yang berfungsi mencerna senyawa. Kondisi ini akan mengakibatkan tekanan darah tinggi yang berbahaya.

Daging panggang
Penderita asma harus menghindari daging panggang karena kandungan karbonnya bisa membentuk senyawa yang mencegah obat asma dengan teofilinn bekerja secara optimal. Selain itu karbon ini juga bisa memicu serangan asma meskipun sudah mengonsumsi obat.

Sayuran hijau
sebagian besar sayuran hijau termasuk bayam, kol dan teh hijau mengandung kadar vitamin K yang tinggi dan bisa memicu pembekuan darah. Jika dikonsumsi dengan obat pengencer darah akan membuatnya menjadi tidak berguna.

Makanan berserat
Makanan yang tinggi serat bisa memperlambat penyebaran banyak obat termasuk digoxin yang digunakan untuk mengatur detak jantung tidak teratur, obat diabetes metformin dan mencegah penyerapan obat penurun kolesterol statin. Tapi bukan berarti makanan berserat harus dihilangkan dari menu makanan, tapi hindari mengonsumsinya dalam waktu 2 jam sebelum minum obat.
sumber www.detik.com
»»  READMORE...

5.16.2011

Kenapa Tidak Boleh Minum Obat dengan Susu?


Jakarta, 'Jangan minum obat dengan susu' kata-kata itu seringkali didengar atau diucapkan oleh masyarakat ketika ingin mengonsumsi obat oral. Kenapa susu tidak boleh dicampur dengan obat?

Obat atau antibiotik yang dikonsumsi secara oral bisa menjadi efektif bagi seseorang jika dikonsumsi dan diserap dengan baik oleh tubuh. Obat oral harus diserap dari saluran pencernaan hingga bisa masuk ke dalam aliran darah lalu dikirim ke daerah yang sakit atau mengalami infeksi untuk pengobatan.

Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap obat dengan baik, termasuk keasaman relatif di perut, ada atau tidaknya nutrisi lemak atau nutrisi lainnya, serta apakah ada unsur-unsur tertentu di dalam tubuh seperti kalsium.

Seperti dikutip dari Everydayhealth.com, Sabtu (1/1/2011) beberapa obat seperti keluarga antibiotik yang mengandung tetrasiklik akan bereaksi dengan susu. Kalsium yang terdapat dalam susu akan mengikat obat atau antibiotik sehingga mencegah penyerapan obat tersebut di dalam tubuh.

Selain itu ada obat yang baik dikonsumsi setelah makan ataupun sesudah makan, hal ini disebabkan makanan yang dikonsumsi tersebut bisa mempengaruhi penyerapan obat. Karenanya menjadi hal yang sangat penting untuk mengikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada botol atau bungkus obat, serta masyarakat sebaiknya selalu menanyakan kriteria obat yang dikonsumsinya pada apoteker.

Lalu bagaimana dengan minuman lainnya seperti kopi, teh atau jus?

Minuman lainnya seperti kopi, teh atau jus umumnya mengandung berbagai senyawa seperti kafein yang kemungkinan bisa bereaksi dengan obat yang dikonsumsi sehingga mempengaruhi penyerapannya.

Untuk itu masyarakat selalu disarankan mengonsumsi obat dengan menggunakan air putih yang diketahui tidak memiliki kandungan apapun, sehingga tidak mempengaruhi penyerapan obat. Selain itu air putih bisa membantu melarutkan obat yang dikonsumsi di dalam lambung sehingga proses penyerapannya menjadi lebih baik dan lebih mudah.
sumber www.detik.com
»»  READMORE...